Postingan

Rumah sang Saksi

RUMAH SANG SAKSI  Aku berada disebuah perumahan yang damai dan tentram, lingkungan yang hangat tapi juga dingin, tempat yang selalu terlihat damai. setiap harinya dipagi hari para ibu keluar dan pergi untuk membeli bahan masakan yang akan mereka buat untuk suami dan anak mereka, sapaan demi sapaan saling bertautan dengan senyuman yang mengembang, hebatnya selalu ada topik yang mereka bicarakan walau pun pertemuan itu setiap hari. sementara sang suami, mereka bersiap berkerja atau sang ayah yang membantu menjaga anak mereka. bekerja mencari uang, atau memberi susu pada balita yang mencari ibunya. sungguh harmunois. setidaknya itu yang dipikirkan oleh para tetangga, hanya aku yang menjadi saksi, atas ketidak jujuran mereka, aku rasa rumah-rumah lain pun memikirkan hal yang sama.  senyuman sang ibu yang mengembang di pagi hari seketika hilang ketika memasuki pagar, sang suami yang kesal karna anak mereka yang tak berhenti menangis, aku rasa itu adalah sebuah hal yang biasa. bila ...